KENDARI, LINKSULTRA.COM – UPTD Laboratorium Konstruksi Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA-BM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memperkuat kapasitas teknis para personelnya melalui pelatihan evaluasi ketidakpastian pengukuran serta verifikasi dan validasi metode uji, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Asesor Komite Akreditasi Nasional (KAN), Dra. Evita Boes, MS.
Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Nurnikmat, ST., MT., yang mewakili Kepala Dinas. Ia mengapresiasi langkah UPTD Laboratorium Konstruksi dalam menjaga kualitas layanan pengujian melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama para teknisi laboratorium.
“Pelatihan ini kita laksanakan satu hari, dan meskipun efisiensi terus dilakukan, Kepala UPTD tetap mampu menghadirkan kegiatan penting bagi peningkatan kompetensi SDM. Pesertanya ada 20 orang, seluruhnya teknisi dari UPTD Laboratorium,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas teknisi laboratorium merupakan bagian dari penguatan sistem penjaminan mutu infrastruktur di Sultra.
“Kualitas pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan pengerjaan di lapangan, tetapi juga oleh akurasi hasil uji laboratorium. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat strategis. Saya berharap teknisi kita semakin profesional dan mampu menghasilkan data yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Laboratorium Konstruksi menjadi salah satu ujung tombak dalam memastikan setiap pekerjaan infrastruktur di Sultra memenuhi standar teknis.
“Kita ingin semua proses pengujian berjalan sesuai standar internasional. Dengan SDM yang kompeten, akreditasi yang sudah dimiliki, dan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan, saya yakin laboratorium ini bisa memberi kontribusi besar bagi pembangunan daerah,” tambah Pahri.

Kepala UPTD Laboratorium Konstruksi SDA dan Bina Marga Sultra, Wirhardjo, ST., MPWK., turut menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan kualitas dan keandalan proses pengujian.
Ia memaparkan bahwa evaluasi ketidakpastian pengukuran berfungsi menilai potensi penyimpangan yang mungkin terjadi dalam proses pengujian. Verifikasi metode memastikan laboratorium mampu menerapkan metode baku, sementara validasi metode uji menjamin relevansi dan efektivitas metode yang digunakan.
Wirhardjo menambahkan, UPTD Laboratorium Konstruksi SDA dan Bina Marga Sultra telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 sejak 22 Mei 2022 dengan 13 ruang lingkup parameter uji.
“UPTD Laboratorium Konstruksi terus bersinergi dengan visi-misi Bapak Gubernur. Kami siap mendukung pembangunan infrastruktur berkualitas melalui layanan pengujian yang akurat dan berstandar,” tegasnya.
Dengan pelatihan ini, UPTD Laboratorium Konstruksi diharapkan semakin mampu memberikan layanan laboratorium yang profesional, akurat, dan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tenggara.
Laporan : Rul R.










































