Alumni Spensa Kendari Gelar Donor Darah dan Turnamen Domino dalam Rangka HUT ke-78

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Ikatan Alumni SMP Negeri 1 Kendari (IKA Spensa) kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi sosial dengan menggelar kegiatan donor darah di The Park Kendari pada Sabtu (14/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Spensa Kendari.

Ketua IKA Spensa Kendari, Pahri Yamsul, menjelaskan bahwa donor darah telah menjadi salah satu program tahunan yang dibudayakan oleh alumni sebagai bentuk kontribusi sosial nyata. Tahun ini, panitia menargetkan pengumpulan 78 kantong darah, sebagai simbol HUT ke-78 Spensa.

“Kita ingin membudayakan kegiatan donor darah ini sebagai tradisi setiap perayaan ulang tahun. Tahun ini, target kita 78 kantong, dan sampai siang tadi sudah terkumpul lebih dari 50 kantong,” ungkap Pahri.

Kegiatan ini juga melibatkan kerja sama dengan sejumlah instansi dan organisasi sosial, termasuk Pertubuh Rakyat Nusantara.

Selain donor darah, dalam rangkaian peringatan HUT ke-78 ini, IKA Spensa juga menggelar turnamen domino antar alumni yang berlangsung di Warkop Museum Kendari. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua IKA Spensa, Pahri Yamsul.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum nostalgia dan mempererat tali persaudaraan lintas angkatan,” ujarnya.

Ketua panitia turnamen domino, Muhamad Sawal, menyebutkan bahwa pertandingan diikuti oleh 32 pasangan pemain dengan sistem gugur.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-78 Spensa, Sulaiman Nur Alam, menjelaskan bahwa rangkaian acara akan berlangsung hingga puncaknya pada 6 Juli mendatang. Beberapa kegiatan lainnya antara lain lomba memancing, futsal, nasi tumpeng, dan bola gotong. Acara akan ditutup dengan jalan santai dari MTQ Kendari menuju SMPN 1 Kendari.

“Rangkaian ini dirancang untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Sulaiman.

Kegiatan ini mencerminkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial para alumni Spensa Kendari yang terus terjaga dari generasi ke generasi.

 

 

Laporan: Rul R.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *