Jaelani Tegaskan Pentingnya Distribusi Tepat Sasaran dalam Sosialisasi Pupuk Bersubsidi di Kolaka Utara

KOLAKA UTARA, LINKSULTRA.COM – PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar sosialisasi kebijakan dan penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Senin (20/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Lapasi-Pasi, Kecamatan Lambai, ini dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani, S.Sos., M.Si., dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), perwakilan PT Pupuk Indonesia, serta ratusan petani dari Kecamatan Lambai, Wawo, dan Ranteangin.

Dalam sambutannya, Jaelani menegaskan pentingnya pupuk bersubsidi sebagai instrumen strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong produktivitas pertanian di daerah. Ia menekankan agar distribusi pupuk bersubsidi harus dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Pupuk bersubsidi adalah hak petani yang memang berhak menerimanya. Komisi IV DPR RI berkomitmen memastikan alokasi dan penyaluran pupuk ini berjalan lancar, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Jaelani.

Ia juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman petani mengenai mekanisme penebusan pupuk sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, perwakilan PT Pupuk Indonesia menjelaskan mekanisme terbaru dalam sistem distribusi pupuk bersubsidi, termasuk penerapan Kartu Tani dan digitalisasi penyaluran untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

“Kami berkomitmen menjaga ketersediaan stok pupuk di tingkat distributor hingga kios resmi, serta memperkuat kerja sama pengawasan dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum,” jelas perwakilan Pupuk Indonesia.

Pihaknya juga mengimbau petani agar berani melapor apabila menemukan indikasi kecurangan atau penyalahgunaan dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

Kegiatan ini berlangsung interaktif, di mana para petani aktif menyampaikan pertanyaan dan pengalaman mereka terkait proses penebusan pupuk. Acara ditutup dengan sesi dialog dan penyerahan simbolis materi informasi mengenai pupuk bersubsidi kepada perwakilan kelompok tani.

 

Laporan : Rul R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *