BUTENG, LINKSULTRA.COM– Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara (Sultra) Jaelani membuka kegiatan Pendidikan Kader Loyalis yang digelar di Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan tersebut diikuti ratusan kader sebagai bagian dari upaya memperkuat militansi serta peran kader di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Jaelani menekankan pentingnya konsep politik kehadiran sebagai dasar perjuangan kader partai. Menurutnya, kader tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga harus hadir dan memberi solusi bagi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia itu menegaskan loyalitas kader tidak semata diukur dari kepatuhan terhadap aturan partai, tetapi dari sejauh mana mereka mampu berada di tengah masyarakat.
“Politik bukan hanya soal datang saat membutuhkan suara lalu hilang setelah terpilih. Politik kehadiran adalah memastikan rakyat tidak merasa sendirian ketika menghadapi persoalan,” ujar Jaelani.
Ia juga mengingatkan agar para kader mampu menjadi penghubung aspirasi masyarakat sekaligus membantu warga mengakses berbagai layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Buton Tengah Mutalib mengatakan kegiatan pendidikan kader ini bertujuan memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir kader-kader yang memiliki integritas, loyalitas, serta kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami ingin mencetak kader yang benar-benar hadir dan bekerja untuk masyarakat. Jika hati sudah terpanggil untuk melayani maka loyalitas kepada partai dan rakyat akan berjalan dengan sendirinya,” katanya.
Kegiatan pendidikan kader tersebut juga diisi dengan diskusi interaktif serta simulasi advokasi lapangan sehingga para peserta diharapkan mampu langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh di wilayah masing-masing.
Laporan : Rul R.









































