KONKEP, LINKSULTRA.COM – Konsistensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali mendapat pengakuan nasional.
Pada tahun 2025, Pemkab Konkep dianugerahi penghargaan dari BPJS Kesehatan atas komitmen kuat dalam pengelolaan JKN yang tertib, berkelanjutan, dan bebas tunggakan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Konkep, Drs. Muhammad Rustam, M.Pd, bersama Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Konkep, Mahmud, SP., M.PW, pada acara penyerahan di Kedeputian Wilayah IV BPJS Kesehatan, Makassar, Kamis (18/12/2025).
Dalam lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara, hanya delapan daerah yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan JKN.
Selain Konawe Kepulauan, daerah penerima penghargaan tersebut yakni Kabupaten Konawe Selatan, Kolaka Timur, Wakatobi, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, serta Kota Baubau.
Kepala BKD Konkep, Mahmud, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi BPJS Kesehatan atas konsistensi Pemkab Konkep dalam memenuhi kewajiban penganggaran dan pembayaran iuran JKN secara tepat waktu.
“Pemkab Konawe Kepulauan secara konsisten mengalokasikan anggaran iuran BPJS Kesehatan, membayar tepat waktu setiap bulan, serta tidak memiliki piutang iuran pada tahun 2024 hingga 2025,” ungkap Mahmud.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin baik antara Pemkab Konkep dan BPJS Kesehatan, mulai dari validasi data kepesertaan, perencanaan anggaran, hingga penguatan tata kelola JKN di daerah.
“Pengelolaan JKN kami lakukan secara terencana dan berkelanjutan sehingga tidak menimbulkan tunggakan, serta menjamin keberlangsungan layanan kesehatan bagi masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, Mahmud menegaskan komitmen Pemkab Konkep untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Kesehatan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, ST dan Muhammad Farid, SE, dalam mewujudkan Wawonii Emas (Ekonomi Maju, Adil, dan Sejahtera Berkelanjutan) pada tahun 2030.
“Sinergi ini akan terus kami jaga dan tingkatkan demi memastikan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Konawe Kepulauan,” pungkasnya.
Laporan: A.S










































