KENDARI, LINKSULTRA.COM – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar pekerja Indonesia. Affan Kurniawan, seorang driver ojek online sekaligus peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, meninggal dunia saat tengah mencari nafkah. Musibah terjadi ketika almarhum terjebak dalam aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.
Berdasarkan data resmi GoTo Group, Affan masih berstatus mitra aktif dan sedang “on bid” atau menunggu pesanan ketika peristiwa itu terjadi. Aktivitas terakhirnya tercatat pada pukul 19.40 WIB, saat ia sedang mengantar pesanan pelanggan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, yang hadir langsung di kediaman keluarga almarhum, menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
“Kami, keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Almarhum Affan Kurniawan. Beliau adalah pejuang nafkah yang meninggalkan rumah dengan niat tulus mencari rezeki bagi keluarga. Kehilangan ini tentu menjadi luka bagi kita semua,” ujarnya.
Pramudya menegaskan bahwa almarhum merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, sehingga seluruh hak jaminan sosial ketenagakerjaan akan diberikan kepada ahli waris.
“Santunan memang tidak akan pernah mampu menggantikan kehadiran almarhum. Namun kami memastikan hak-hak tersebut segera diterima oleh keluarga, agar sedikit meringankan beban dan memberi kekuatan menghadapi cobaan berat ini,” tambahnya.
Sebagai bentuk perlindungan, ahli waris Affan Kurniawan berhak menerima santunan total sebesar Rp70 juta, yang terdiri dari:
Santunan Kecelakaan Kerja Meninggal Dunia Rp48 juta
Santunan Berkala Rp12 juta
Biaya Pemakaman Rp10 juta
Musibah ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjalanan dan setiap pesanan yang sampai ke tangan pelanggan, ada pekerja yang berjuang dengan penuh dedikasi demi keluarga.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, Gatot Prabowo, turut menyampaikan duka cita.
“Kami turut berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Laporan: Rul R.










































