PKK Menyapa Sekolah, Ucha Nidya Rifqi: Wujud Nyata Membangun Generasi Emas

KONKEP, LINKSULTRA.COM – Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) di bawah kepemimpinan Ucha Nidya Ramadhani Rifqi, S.Pd bersama Juliatin Farid terus berinovasi dalam menjalankan berbagai program unggulan. Salah satunya adalah “PKK Menyapa Sekolah” yang resmi diluncurkan perdana di SMPN 1 Wawonii Timur, Senin (15/9/2025).

Mengusung tema “Sinergi membangun generasi sehat, berprestasi, dan berakhlak mulia melalui keluarga tangguh”, program ini ditujukan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada siswa, guru, kepala sekolah, serta orang tua murid. Materi yang diangkat meliputi pendidikan karakter, pencegahan pernikahan dini, bahaya narkoba, pergaulan bebas, hingga upaya mencegah bullying di sekolah.

Rombongan TP-PKK Konkep disambut hangat oleh dewan guru, siswa, dan masyarakat setempat. Acara pembukaan turut dimeriahkan dengan tarian persembahan dari siswa SMPN 1 Wawonii Timur. Sebelum kegiatan dimulai, Ucha Nidya yang juga Bunda Literasi Konkep menyempatkan diri mengunjungi perpustakaan sekolah yang telah menerapkan sistem digitalisasi.

Dalam kegiatan ini hadir pula Ketua Dharma Wanita Konkep, Kepala Dinas PPKBP3A, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Camat Wawonii Timur, Babinsa, Forum Anak Daerah, serta puluhan siswa dan orang tua.

Dalam sambutannya, Ucha Nidya menegaskan bahwa PKK hadir bukan sekadar menyapa, tetapi memastikan sekolah menjadi ruang ramah anak yang aman, sehat, dan menyenangkan.

“PKK tentu tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga sekolah dan keluarga. Karena itu, sinergi dengan mitra strategis menjadi penting agar kita dapat mencetak generasi emas yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap menyongsong masa depan,” tegasnya.

Ia mencontohkan persoalan bullying yang kerap tidak disadari terjadi di sekolah. Menurutnya, pendidikan anak tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga melalui dukungan keluarga tangguh, lingkungan yang aman, serta pengenalan nilai budaya dan kearifan lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai karakter, cinta budaya, serta mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga berakhlak mulia, kreatif, dan mandiri,” ujarnya.

Ucha mengajak semua pihak menjadikan PKK Menyapa Sekolah sebagai gerakan bersama antara sekolah, keluarga, pemerintah, organisasi perempuan, dan masyarakat. “Hanya dengan kebersamaan kita bisa menyiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045,” tambahnya.

Program ini akan berlanjut di SMA Negeri 1 Wawonii Tenggara, Desa Roko-roko pada 18 September 2025, yang dirangkaikan dengan aksi sehat bergizi dari Dinas Kesehatan Konkep.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Wawonii Timur, Ansarullah Thamrin Mardhan, S.Pd, Gr, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia berharap sinergi antara PKK dan sekolah terus berlanjut secara periodik.

“Kami siap berkolaborasi dalam mewujudkan Wawonii Emas Berkelanjutan,” katanya.

Ansarullah juga memperkenalkan inovasi sekolah berbasis digital, mulai dari website sekolah, absensi barcode, ujian berbasis IT, digitalisasi perpustakaan, hingga pemilihan Ketua OSIS lewat aplikasi Pilotik.

“Inovasi ini tidak hanya tren digitalisasi, tetapi untuk meningkatkan semangat belajar siswa agar lebih kreatif dan siap menghadapi era modern,” jelasnya.

Camat Wawonii Timur, Iskandar, SH, turut memberi apresiasi. Menurutnya, edukasi yang digagas PKK sangat penting untuk memastikan lahirnya generasi sehat, berprestasi, dan berakhlak mulia.

“Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami mendukung penuh agar kegiatan semacam ini terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lain,” pungkasnya.

 

Reporter: A.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *