Prof. Ida Usman, Putra Tongkuno yang Meniti Karier Hingga Pucuk Pimpinan UHO

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Sosok Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si. dikenal sebagai salah satu akademisi senior yang memiliki perjalanan panjang dalam dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara. Kiprahnya di bidang akademik, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat menjadikan namanya cukup diperhitungkan di lingkungan Universitas Halu Oleo.

Lahir di Tongkuno, Kabupaten Muna, pada 18 April 1972, Prof. Ida Usman tumbuh dari lingkungan sederhana yang menempatkan pendidikan sebagai jalan utama untuk berkembang. Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 4 Raha pada tahun 1979 hingga 1985, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Raha dan SMA Negeri 1 Raha hingga lulus pada 1991.  

Perjalanan akademiknya berlanjut ke Universitas Hasanuddin dengan mengambil program Sarjana (S1) pada 1992 hingga 1997. Setelah itu, ia melanjutkan studi Magister (S2) dan Doktor (S3) di Institut Teknologi Bandung hingga berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada tahun 2006.  

Sekembalinya ke Sulawesi Tenggara, Prof. Ida Usman aktif mengembangkan karier akademik di Universitas Halu Oleo. Karier strukturalnya dimulai saat dipercaya menjabat Ketua Jurusan Fisika FMIPA UHO pada periode 2007–2015. Berbekal pengalaman tersebut, ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis lainnya, mulai dari Wakil Dekan Bidang Akademik FITK UHO, Dekan FITK UHO, hingga Dekan FMIPA UHO selama dua periode.

Puncaknya, pada tahun 2025 ia dipercaya menjadi Wakil Rektor UHO Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, sebuah posisi penting yang berkaitan langsung dengan arah pengembangan kampus terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut.  

Di bidang akademik dan penelitian, Prof. Ida Usman dikenal aktif mengembangkan riset-riset berbasis energi terbarukan, teknologi sel surya, material maju, hingga pemodelan matematika untuk penyebaran penyakit menular. Berbagai penelitian yang dipimpinnya mendapatkan dukungan hibah nasional dari pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi.

Beberapa penelitian yang pernah dikembangkannya antara lain pengembangan divais sel surya berbasis silikon, pengembangan DSSC atau Dye-Sensitized Solar Cell, pemanfaatan biomassa untuk energi alternatif, hingga penelitian potensi litium pada batuan metamorf di Kolaka.  

Tidak hanya fokus di laboratorium dan ruang akademik, Prof. Ida Usman juga aktif dalam berbagai program pengabdian masyarakat. Ia banyak terlibat dalam pengembangan teknologi tepat guna untuk masyarakat, seperti mesin perontok padi tenaga surya, alat pengering kakao berbasis energi matahari, sistem pengering rumput laut, hingga pengolahan limbah pertanian menjadi briket ramah lingkungan.  

Kontribusinya dalam dunia akademik juga tercermin dari banyaknya publikasi ilmiah yang diterbitkan di jurnal nasional maupun internasional bereputasi. Beberapa karya ilmiahnya membahas pengembangan sel surya, simulasi dinamika dengue, teknologi energi baru terbarukan, hingga pengembangan nanopartikel untuk kebutuhan teknologi masa depan.  

Selain menghasilkan publikasi ilmiah, Prof. Ida Usman juga tercatat memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa paten proses pembuatan sel surya organik berbasis ekstrak kulit buah kakao dengan elektroda carbon nano tube yang diterbitkan pada tahun 2015.  

Dedikasi panjangnya di dunia pendidikan membuat Prof. Ida Usman menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Dosen Berprestasi I Universitas Halu Oleo tahun 2010, Satya Lencana Karya Satya X Tahun pada 2013, serta Satya Lencana Karya Satya XX Tahun pada 2022.  

Dengan rekam jejak akademik, pengalaman kepemimpinan, serta kontribusi di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, Prof. Ida Usman menjadi salah satu figur akademisi Sulawesi Tenggara yang terus berperan dalam pengembangan pendidikan tinggi dan riset berbasis inovasi di Indonesia timur.

Saat ini Prof Ida Usman mencalonkan diri sebagai calon Rektor UHO periode 2026-2030.

 

 

Laporan : Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *