KENDARI, LINKSULTRA.COM – Kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2025–2030 resmi dilantik di Aula Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, Kamis (14/8).
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari pusat dan daerah, termasuk Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) TMI, Don Muzakir, serta perwakilan Gubernur Sultra yang diwakili Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura, La Ode Muhammad Rusdin Jaya.
Sukardi secara resmi dipercaya memimpin DPW TMI Sultra. Dalam sambutannya, Rusdin Jaya menyampaikan pesan Gubernur Sultra tentang peran strategis pertanian dalam pembangunan daerah.
Ia mengungkapkan, sektor pertanian menyumbang 23,02% terhadap PDRB Sultra 2024, melampaui sektor pertambangan dan penggalian.
“Di balik angka itu, ada kekuatan besar yang sering luput dari perhatian: kelembagaan petani. Organisasi seperti Tani Merdeka harus menjadi motor inovasi, kolaborasi, dan kesejahteraan,” ujarnya.
Ketua Umum DPN TMI, Don Muzakir, menuturkan Sultra menjadi provinsi ke-30 yang memiliki kepengurusan TMI. Organisasi ini dibentuk untuk mendukung program pertanian nasional, termasuk gagasan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Fokus utama TMI adalah memperkuat edukasi petani terkait pupuk subsidi, benih, irigasi, pasca panen, dan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan Jalan Usaha Tani (JUT).
Ia juga mengapresiasi potensi pertanian Sultra dan menyambut positif rencana pembangunan pabrik pengolahan hasil pertanian oleh pemerintah daerah.
Sukardi menegaskan komitmennya mengawal program ketahanan pangan nasional. “Kami siap bergerak hingga tingkat kabupaten/kota untuk memastikan program pertanian tepat sasaran,” ucapnya.
Laporan: Rul R.













































