Biro Pembangunan Sultra Pantau Progres Rehabilitasi SMAN 1 Raha, Target 50 Persen pada Pertengahan November

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Biro Administrasi Pembangunan menegaskan komitmennya mempercepat pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah tahun anggaran 2025, khususnya pada sektor pendidikan di Kabupaten Muna.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Sultra, L.M. Martosiswoyo dalam wawancara belum lama ini setelah kunjungan monitoring proyek Rehabilitasi SMAN 1 Raha di Kecamatan Batalaiworu.

Menurut dia, kunjungan lapangan ini merupakan bagian penting dari pengendalian administrasi pembangunan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap pembangunan yang dibiayai APBD harus terkontrol dengan baik, tepat waktu, tepat mutu, dan berdampak pada peningkatan layanan publik. Itu mandat yang kami pastikan berjalan di Kabupaten Muna,” tegasnya.

Proyek rehabilitasi sekolah tersebut menjadi prioritas Pemprov Sultra untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan menengah.

Paket pekerjaan yang dikerjakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra ini bernilai Rp 6,98 miliar dengan durasi kontrak 100 hari kalender, sejak 23 September hingga 31 Desember 2025.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, progres fisik pekerjaan telah mencapai 31 persen, meliputi penyelesaian pondasi dan proses pengecoran tiang bangunan.

“Progresnya cukup baik, dan kami meminta kontraktor meningkatkan ritme pekerjaan agar pekan kedua November target 50 persen dapat dicapai,” tandas pria yang akrab disapa Toto ini.

Kepala Biro Pembangunan menambahkan, sinergi antara Pemprov Sultra dan Pemkab Muna akan memastikan penyelesaian pembangunan sesuai jadwal.

Ia bahkan merekomendasikan percepatan kerja teknis.

“Cuaca dan pengadaan material bisa menjadi tantangan, tetapi tidak boleh menjadi alasan keterlambatan. Penambahan shift kerja dan tenaga lapangan menjadi opsi percepatan,” katanya.

Kata dia, rehabilitasi SMAN 1 Raha merupakan wujud arah kebijakan pembangunan Sultra yang memprioritaskan pemerataan akses pendidikan. 

“Kita ingin generasi muda Muna belajar di fasilitas yang lebih modern dan layak. Pendidikan adalah fondasi pembangunan Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Proyek ini diharapkan selesai tepat waktu dan menjadi contoh implementasi pengendalian pembangunan daerah yang terukur, efisien, dan akuntabel di Sulawesi Tenggara.

Pejabat teknis, La Ode Muhammad Dzulvicar Basri, S.T., menjelaskan bahwa realisasi keuangan proyek masih 0 persen karena penyedia jasa masih menyusun dokumen pencairan tahap pertama.

“Termin keuangan dibagi empat tahap masing-masing 25 persen. Kami mendorong percepatan administrasi supaya progres fisik tidak terhambat,” ujarnya.

Asisten III Setda Muna yang hadir dalam pertemuan koordinasi juga menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah:

“Pemerintah daerah berkepentingan memastikan pembangunan sarana pendidikan berjalan berkualitas. Ini investasi jangka panjang bagi peningkatan SDM Muna,” ungkapnya.

 

 

Laporan: Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *