KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga mulai melaksanakan pemeliharaan berkala jalan di kompleks Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo serta area parkiran Gedung VIP Silondae Bandara Haluoleo Kendari.
Proyek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp2,772 miliar dan dikerjakan oleh CV. Kriya Nusantara.
Masa pelaksanaan proyek berlangsung selama 45 hari kalender, terhitung sejak 20 Oktober hingga 3 Desember 2025. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program “Jamaah” (Jalan Mulus Antarwilayah), salah satu program unggulan Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) bersama Wakil Gubernur Ir. Hugua, M.Ling.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintah provinsi karena memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik dan perekonomian daerah.

“Program kita memang ada empat prioritas, salah satunya infrastruktur. Ini menyangkut pelayanan umum yang dirasakan masyarakat sekaligus berdampak ekonomi. Jalan dan rumah sakit sama-sama punya impek ekonomi, sehingga jadi asas prioritas,” jelasnya kepada awak media, Jumat (31/10/2025). Ia menambahkan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Bukan berarti daerah lain tidak diperhatikan. Semua tanggung jawab provinsi akan kita selesaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” ujarnya.
Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menyebut proyek tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas bandara dan fasilitas publik di sekitarnya.
“Pekerjaan sudah dimulai sejak tanda tangan kontrak. Targetnya, akhir November sudah selesai. Kami menambah jam kerja agar segera berfungsi,” kata Pahri usai meninjau langsung lokasi pengerjaan. Ia menjelaskan, area pekerjaan mencakup sekitar 12.500 meter persegi, meliputi jalan kompleks Lanud Haluoleo hingga area parkir Gedung VIP Silondae.
Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Nurdin, menjelaskan bahwa pekerjaan ini termasuk overlay atau pelapisan ulang dengan material berkualitas tinggi.

“Sekitar 180 meter dari ruas tersebut memerlukan perbaikan fondasi. Untuk lapisan aspal, kita gunakan Asphalt Concrete-Wearing Course (ACWC) aspal buton butir 50/30 dengan kadar substitusi sekitar 8%,” terangnya.
Ia menegaskan, penggunaan aspal buton ini merupakan tindak lanjut dari instruksi gubernur agar produk lokal Buton tetap dipromosikan dan dimanfaatkan dalam proyek infrastruktur daerah.
Sementara itu, Levi, perwakilan CV. Kriya Nusantara selaku kontraktor pelaksana, memastikan pekerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Proyek dibagi dalam tiga segmen. Segmen pertama di area parkir sudah mencapai 80 persen. Selanjutnya kami lanjut ke segmen dua dan tiga. Hingga saat ini tidak ada hambatan di lapangan,” ungkapnya.
Levi optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari waktu kontrak, sehingga segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan pengguna fasilitas bandara.
Laporan: Rul R.









































