KENDARI, LINKSULTRA.COM – SMA Negeri 1 Kendari kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat melalui program bertajuk “Smansa Berbagi” di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah menumbuhkan nilai empati dan solidaritas di kalangan siswa.
Program sosial tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Suhaeny, yang menilai kegiatan berbagi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan siswa secara langsung dalam aksi sosial mampu menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat gotong royong sejak dini.
“Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar memahami kondisi masyarakat di sekitarnya serta menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial. Apalagi di tengah berbagai tantangan sosial saat ini, semangat berbagi perlu terus ditanamkan,” ujar Suhaeny saat ditemui usai kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna SMA Negeri 1 Kendari, Kamis (12/3/2026).
Ia juga mengapresiasi konsistensi SMA Negeri 1 Kendari dalam melaksanakan kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah SMA lain di Sulawesi Tenggara sebagai agenda tahunan di bulan Ramadan.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kendari, Ruslan, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan Smansa Berbagi merupakan program kerja OSIS bersama pihak sekolah yang bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Di tengah masyarakat ada yang kebutuhannya sudah terpenuhi, namun ada juga yang masih membutuhkan uluran tangan,” jelas Ruslan.
Pada tahun ini, jumlah bantuan yang disalurkan meningkat cukup signifikan. Sebanyak 357 paket sembako berhasil dikumpulkan dari sumbangan siswa, orang tua siswa, serta para guru SMA Negeri 1 Kendari.
Setiap paket bantuan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, gula pasir, serta bahan sembako lainnya yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penerima.
“Alhamdulillah tahun ini jumlah paket yang terkumpul mencapai 357 paket. Ini angka yang cukup besar karena seluruhnya berasal dari partisipasi siswa melalui orang tuanya serta dari para guru yang setiap tahun menyisihkan rezekinya untuk kegiatan ini,” tambahnya.
Adapun penerima bantuan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat di sekitar sekolah, warga di lingkungan tempat tinggal guru, hingga pegawai non-ASN di lingkungan sekolah seperti petugas kebersihan dan penjaga malam. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada siswa SMA Negeri 1 Kendari yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Ruslan berharap kegiatan Smansa Berbagi dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena memiliki manfaat besar dalam menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para siswa.
“Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut. Tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi semangat kepedulian terhadap sesama harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Laporan : Rul R.
















































