Pelatihan Terapis untuk Anak Berkebutuhan Khusus Resmi Dibuka, Dinas Pendidikan Sultra Dorong Lahirnya SDM Unggul dan Peduli

KENDARI, LINKSULTRA.COM Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Terapis untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Selasa (23/7). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 25 Juli ini diikuti oleh 20 peserta terpilih dan diselenggarakan sebagai bagian dari program berkelanjutan UPTD Penanganan Siswa Berkebutuhan Khusus (PSBK) sejak 2014.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aris Badara, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut pelatihan ini sebagai wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan ramah terhadap seluruh anak bangsa.

“Setiap anak adalah anugerah istimewa yang berhak tumbuh, berkembang, dan mendapat pendidikan yang layak, termasuk anak-anak kita yang berkebutuhan khusus. Mereka adalah permata yang membutuhkan sentuhan khusus dan bimbingan yang tepat,” ujar Aris.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Yeni Triwahyuningsih, S.Psi., Psikolog, selaku Direktur Pelangi Indonesia—sekolah dan pusat terapi tumbuh kembang anak. Ia didampingi asistennya Tria Khusni Barokah, S.Psi., Psikolog. Keduanya memberikan materi seputar teknik terapi, pendekatan psikologis, hingga strategi mendampingi tumbuh kembang anak secara efektif.

Menurut Aris, pelatihan ini sangat strategis karena bertujuan mencetak terapis yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan empati yang tinggi.

“Terapis bukan hanya profesional yang menguasai metode, tapi juga sahabat dan motivator yang menjembatani anak-anak berkebutuhan khusus dengan dunia yang lebih luas,” jelasnya.

Para peserta yang mengikuti pelatihan disebut sebagai calon garda terdepan dalam memperjuangkan pendidikan inklusif di Sulawesi Tenggara. Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membantu membuka akses pendidikan dan kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Kegiatan ini menjadi bagian dari konsistensi UPTD PSBK dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia yang peduli dan kompeten dalam menangani anak-anak berkebutuhan khusus. Sejak berdiri pada 2014, unit ini secara rutin menggelar pelatihan serupa tiap tahun.

Mengakhiri sambutannya, Kepala Dinas berharap pelatihan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga melahirkan semangat baru dalam membangun ekosistem pendidikan yang setara dan manusiawi.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, acara Pelatihan Terapis untuk Anak Berkebutuhan Khusus saya nyatakan dibuka. Teruslah belajar, berkarya, dan mengabdi dengan hati,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, tenaga profesional, dan orang tua dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh anak, tanpa terkecuali.


Laporan : Rul R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *