KOLAKA, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menggelar program “Tagana Masuk Sekolah” (TMS) untuk memperkuat wawasan dan keterampilan kebencanaan di kalangan pelajar. Kali ini, kegiatan diselenggarakan pada Jumat, 1 Agustus 2025, di SMAN 1 Wundolako, Kabupaten Kolaka.
Acara yang menjadi bagian dari inisiatif strategis gubernur di bidang pendidikan dan mitigasi bencana ini merujuk pada Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 7 Tahun 2019 dan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2019 tentang integrasi pendidikan keselamatan dan kesiapsiagaan bencana di sekolah.
Menurut Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sultra, Wawan Arianto, TMS dirancang untuk menanamkan manajemen kebencanaan dan membangun karakter tanggap bencana sejak usia sekolah.
“Indonesia berada dalam zona tinggi potensi bencana—gempa, banjir, longsor, hingga kebakaran hutan. Melalui TMS, siswa tidak hanya belajar teori, tapi juga praktik evakuasi, pertolongan pertama, dan penggunaan alat keselamatan,” jelas Wawan.
Mengenal TAGANA
TAGANA (Taruna Siaga Bencana) adalah relawan sosial binaan Kementerian Sosial RI yang terlatih dalam:
Edukasi dan sosialisasi kebencanaan
Evakuasi dan pertolongan pertama di lokasi bencana
Pendirian dapur umum dan tenda darurat
Pendampingan trauma healing pasca-bencana
Simulasi kesiapsiagaan di masyarakat dan sekolah
Dalam sesi TMS di SMAN 1 Wundolako, para Taruna Siaga Bencana membimbing siswa melalui simulasi gempa, teknik evakuasi cepat, dan praktek dasar P3K.
Program ini bertujuan untuk:
1. Membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah
2. Meningkatkan ketangguhan sekolah dan komunitas sekitar
3. Melatih siswa menjadi duta kebencanaan di keluarga dan masyaraka
Dengan bekal pengetahuan ini, diharapkan generasi muda Sultra siap mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian material saat bencana terjadi.
Langkah Ke Depan
Wawan menegaskan, TMS akan terus berkelanjutan, menyasar sekolah-sekolah di seluruh kabupaten/kota.
“Kami juga berkolaborasi dengan BPBD, Dinas Pendidikan, dan PMI untuk memperluas jangkauan dan dampak program,” ungkap dia.
Ia menuturkan, melalui upaya bersama ini, Sultra berkomitmen mencetak pelajar yang tidak hanya unggul akademik, tetapi jugatangguh dan peduli terhadap keselamatan sesama.
Laporan: Rul R












































