KENDARI, LINKSULTRA.COM – Insiden keributan yang melibatkan sejumlah siswa SMAN 9 Kendari di kawasan lapangan Benu-Benua yang viral pada Kamis, 16 April 2026, kini telah berakhir damai.
Peristiwa tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredar melalui unggahan akun Facebook milik Rida Sulaiman.
Kepala SMAN 9 Kendari, Dr Aslan, menegaskan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan semua pihak terkait.
“Permasalahan ini sudah kami selesaikan secara kekeluargaan. Para siswa yang terlibat telah dipertemukan dan sepakat untuk berdamai,” ujar Dr Aslan.
Ia menjelaskan, proses penyelesaian juga sempat dilakukan di kantor kepolisian guna memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan pembinaan kepada para siswa yang terlibat.
Menurutnya, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh siswa agar lebih mampu mengendalikan diri dan menjaga sikap, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
“Kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Sekolah akan terus memperkuat pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa,” tambahnya.
Pihak sekolah juga mengapresiasi peran orang tua dan aparat kepolisian yang telah membantu proses mediasi hingga tercapai kesepakatan damai.
Dengan adanya penyelesaian ini, situasi kembali aman dan kondusif, serta para siswa diharapkan dapat kembali fokus pada kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Laporan : Rul R.











































