KEDIRI, LINKSULTRA.COM – Sebanyak 25 siswa dan siswi SMP IT AlQalam dan SMA IT AlQalam Kendari mengikuti program kursus bahasa Inggris di Intense Center, Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur, selama tiga bulan, mulai April hingga Juni 2026.
Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan kemandirian para peserta.
Selama berada di Kampung Inggris Pare, para siswa menjalani pembelajaran bahasa Inggris secara intensif dengan fokus pada kemampuan berbicara (speaking).
Mereka mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari kelas speaking harian, penambahan kosakata, praktik percakapan, hingga pembiasaan penggunaan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari.
Metode pembelajaran yang diterapkan mendorong siswa untuk tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mampu berkomunikasi secara aktif dan percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai situasi.
Selain mengikuti kegiatan akademik, para siswa juga menjalani rutinitas harian yang teratur dan disiplin. Kegiatan dimulai sejak salat Subuh berjamaah dan berlanjut hingga pukul 20.30 malam.
Jadwal harian mereka diisi dengan kegiatan belajar di kelas, latihan berbicara, diskusi kelompok, belajar mandiri, serta evaluasi materi yang telah dipelajari.
Rutinitas tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa. Mereka belajar mengelola waktu, menjalankan tanggung jawab, serta menjaga kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi sebagian besar peserta, program ini merupakan pengalaman pertama tinggal jauh dari orang tua dan keluarga dalam waktu yang cukup lama.
Meski sempat menghadapi rasa rindu di awal keberangkatan, para siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan baru berkat dukungan teman-teman dan para tutor.

Fatimah Azzahra, Wakil Ketua OSIS SMA IT AlQalam Kendari, mengungkapkan bahwa program tersebut memberikan banyak pengalaman berharga yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bahasa Inggris.
“Awalnya cukup berat karena harus jauh dari orang tua dan keluarga selama tiga bulan. Namun, seiring waktu kami belajar untuk mandiri, mengatur waktu, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Selain kemampuan bahasa Inggris yang meningkat, saya juga merasa lebih percaya diri dan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujar Fatimah saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (07/06/2026).
Hal senada disampaikan Nadine Zhafirah Ramadhani, salah satu peserta program. Menurutnya, pengalaman belajar di Kampung Inggris Pare memberikan banyak pelajaran baru, baik dalam aspek akademik maupun kehidupan sehari-hari.
“Belajar di Pare menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Kami tidak hanya belajar bahasa Inggris, tetapi juga belajar hidup mandiri, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan menjalin persahabatan dengan banyak teman. Saya merasa kemampuan speaking saya meningkat dan saya menjadi lebih berani untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris,” kata Nadine.
Menurutnya, suasana belajar yang kondusif dan berbagai aktivitas yang dijalani setiap hari membuat proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan sekaligus menantang.
Setelah tiga bulan menjalani pendidikan di Kampung Inggris Pare, para siswa menunjukkan perkembangan yang signifikan. Kemampuan komunikasi bahasa Inggris mereka meningkat, khususnya dalam aspek speaking. Di sisi lain, mereka juga tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan percaya diri.
Program kursus bahasa Inggris di Intense Center, Kampung Inggris Pare, menjadi pengalaman yang tidak hanya memperkaya kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter para peserta. Pengalaman hidup jauh dari keluarga mengajarkan mereka arti perjuangan, kemandirian, serta pentingnya kerja sama dan tanggung jawab.
Bagi 25 siswa AlQalam Kendari, perjalanan selama tiga bulan di Pare menjadi bekal berharga untuk menatap masa depan. Mereka pulang dengan kemampuan bahasa Inggris yang lebih baik sekaligus karakter yang lebih kuat sebagai generasi yang siap menghadapi tantangan global.
Para siswa ini berangkat ke Surabaya pada 31 maret 2026 untuk mengikuti program sekolah Al Qalam dan balik Kendari direncanakan awal Juli 2026.
Laporan : Rul R.
















































