KENDARI, LINKSULTRA.COM – Momentum peringatan Hari Ibu Tahun 2025 dimanfaatkan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka untuk menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam memperkuat kesejahteraan perempuan, khususnya ibu-ibu yang hidup di wilayah pesisir.
Gubernur menyampaikan bahwa Hari Ibu bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan momentum refleksi dan penguatan kebijakan yang berpihak kepada kaum ibu sebagai pilar utama ekonomi keluarga, terutama di kawasan pesisir.
“Momentum Hari Ibu 2025 ini sangat tepat. Ke depan, pada program tahun 2026, kita akan memfokuskan perhatian kepada ibu-ibu yang berada di wilayah pesisir,” ujar Andi Sumangerukka, Senin, 15 Desember 2025 di Kendari.
Ia menjelaskan, salah satu kebijakan strategis yang akan dikedepankan adalah pengembangan Kampung Nelayan, program nasional dari pemerintah pusat yang akan dikolaborasikan dengan kebijakan pembangunan daerah.
Pemerintah pusat akan menggerakkan sektor usaha dan ekonomi nelayan, sementara Pemerintah Provinsi Sultra bertanggung jawab pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendukung.
“Kampung Nelayan ini bisnisnya dari pusat, sedangkan infrastruktur akan kita perbaiki melalui pemerintah provinsi. Harapannya, ekonomi masyarakat pesisir benar-benar bergerak dan terlihat,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov Sultra juga akan melakukan perbaikan rumah dan infrastruktur dasar nelayan di kawasan pesisir. Pada tahun 2025, sebanyak 200 unit rumah nelayan telah dibangun.
Jumlah tersebut akan meningkat signifikan pada tahun 2026 menjadi 1.000 unit rumah, yang akan disinergikan dengan program nasional satu juta rumah.
“Jadi Kampung Nelayan ada, perumahannya ada, dan ekonominya juga tumbuh. Ini bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan,” tegas Gubernur.
Pembangunan tersebut akan diprioritaskan pada wilayah pesisir dengan tingkat stunting yang masih tinggi, sehingga kebijakan yang diambil tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup dan sumber daya manusia.
“Kita ingin wilayah pesisir Sultra benar-benar bangkit dan berkembang, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anaknya,” pungkasnya.
Hari Ibu di Sulawesi Tenggara dilaksanakan pada salah satu hotel di Kendari dengan rangkaian upacara yang dilaksanakan oleh pengurus TP PKK Sultra.
Laporan : Rul R.









































