Pemprov Sultra Fokus Benahi Jalan Provinsi di Butur, Gubernur: Anggaran Kita Terbatas Tapi Bertahap

KENDARI, LINKSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menempatkan Kabupaten Buton Utara (Butur) sebagai prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur jalan provinsi pada tahun 2025.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan jalan rusak di wilayah tersebut meski dengan keterbatasan anggaran.

“Anggaran kita terbatas, maka kita pilih-pilih. Selama kepemimpinan saya lima tahun, kita buat roadmap untuk menentukan berapa panjang yang harus diperbaiki. Salah satunya di Butur. Tetapi bukan berarti daerah lain tidak, hanya saja tergantung ketersediaan anggaran.

Tahun depan pasti ada lagi. Saya berharap pada akhir masa kepemimpinan saya, seluruh tanggung jawab provinsi bisa selesai. Target per tahun sekitar 61 kilometer, tapi semua kembali pada anggaran. Kalau memungkinkan, bisa lebih,” ujar Andi Sumangerukka.

Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, ada tiga ruas jalan provinsi di Butur yang tengah dalam pengerjaan tahun ini, yakni:

 1. Buranga – Ereke sepanjang 1 km dengan nilai kontrak Rp2,9 miliar.

 2. Ronta – Lambale sepanjang 3,5 km dengan anggaran Rp10,5 miliar.

 3. Simpang Tiga Bubu – Ronta sepanjang 11,9 km dengan nilai Rp33,9 miliar.

Kontrak proyek tersebut telah ditandatangani dengan masa pengerjaan bervariasi antara 120 hingga 160 hari kalender. Alokasi dana untuk tiga ruas ini mencapai lebih dari separuh anggaran perbaikan jalan provinsi di Sultra tahun 2025.

Sementara itu, Bupati Buton Utara Afirudin Mathara menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Sultra.

Ia menilai prioritas pembangunan ini sangat tepat, mengingat kondisi jalan provinsi di Butur selama ini tergolong paling parah di Sultra.

Dengan adanya program prioritas ini, pemerintah daerah berharap konektivitas antarwilayah di Butur semakin lancar sehingga mampu mempercepat distribusi hasil pertanian masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

 

Laporan: Rul R.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *